Trending JeparaUniversitasArtikelWisataSkincareIslamBisnisSMSBayiMinumanGamePesantren

Mengenal Lebih Dekat Sepeda Gravel dan Perbedaannya dengan Sepeda Hybrid

Perkembangan zaman membuat variasi sepeda memang semakin banyak. Hal ini membuat pembeda antara jenis jenisnya terkadang menjadi samar. Meski masih ada dua aliran besar seperti MTB dan road, namun di jalur road sendiri variasinya ada begitu banyak. Sebut saja seperti kategori sepeda gravel dan sepeda hybrid yang keduanya sulit dibedakan. Lantas, apa perbedaannya ? Yuk simak ulasan berikut.

Mengenal Lebih Dekat Gravel Bike

Bagi anda yang sering berpetualang ke berbagai tempat dengan jalan yang kurang mulus, gravel bike merupakan tipe sepeda yang layak direkomendasikan. Karena sesuai dengan namanya yang berarti kerikil, sepeda ini memang secara khusus ditujukan untuk jalan yang berkerikil dengan kondisi yang kurang mulus.

Secara garis besar, gravel bike mampu bekerja dengan optimal ketika melaju di jalanan yang terbuat dari bebatuan besar dengan kerikil di lapisan paling atas. Meski begitu, anda juga tetap akan merasa nyaman ketika menggunakan sepeda ini di jalanan biasa. Rasanya seperti mengendarai road bike pada umumnya. Itu karena gravel bike memang merupakan kombinasi antara road bike dan cyclo cross.

Perbedaan Gravel Bike dan Hybrid Bike

Mendengar bahwa gravel bike merupakan kombinasi antara road bike dan cyclo cross, mungkin banyak yang bertanya tanya perihal perbedaannya dengan hybrid bike. Mengingat bahwa sepeda hybrid juga merupakan perpaduan antara dua fungsi sepeda, yakni gabungan road bike dan mountain bike.

Untuk membedakan keduanya tidaklah sulit, karena anda bisa langsung melihat dari tampilan sepeda. Untuk sepeda hybrid, biasanya memiliki tampilan yang lebih mirip dengan sepeda gunung atau MTB. Tampilannya memperlihatkan stang lurus, dan beberapa hybrid bike dibekali dengan suspensi.

Sementara di lain sisi, gravel bike mempunyai tampilan yang cenderung lebih mirip dengan road bike. Dimana bagian stang atau drop bar terlihat melengkung dengan fork rigid tanpa suspensi. Namun ban yang digunakan pada sepeda gravel umumnya jauh lebih tebal bila dibandingkan dengan road bike biasa.

Perbedaan Gravel Bike dan Cyclo Cross

Pada pembahasan mengenai perbedaan gravel bike dan hybrid bike, secara tidak langsung dijelaskan pula apa perbedaan gravel bike dengan road bike biasa. Yaitu terletak pada bagian ban, yang mana gravel bike dirancang dengan ban yang jauh lebih tebal. Lantas bagaimana dengan perbedaan gravel dengan cyclo cross ?

Sebagai perpaduan antara road bike dan cyclo cross, tentunya gravel memang memiliki beberapa karakteristik dari kedua jenis sepeda tersebut. Bahkan secara penampakan, sepeda cyclo cross dan gravel ini terlihat mirip. Namun tentu anda akan menemukan beberapa detail kecil yang berbeda.

Untuk cyclo cross yang dimaksimalkan untuk perlombaan, sepeda ini dirancang dengan mengutamakan kecepatannya ketimbang kenyamanan pengguna. Lain halnya dengan gravel yang dibuat dengan tujuan lebih untuk berpetualang. Sehingga gravel bike ini mempertimbangkan kenyamanan bersepeda, tentunya tanpa melupakan segi kecepatannya sekaligus.

Bukan hanya itu saja, geometri pada cyclo cross juga dibuat lebih racing. Itu karena umumnya balapan cyclo cross akan berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Sehingga chainstay dan wheelbase dibuat lebih pendek agar posisi tubuh bisa dimaksimalkan saat memacu sepeda. Sedangkan geometri yang disematkan pada gravel tidak seaerodinamis itu.

Demikian pembahasan singkat mengenai gravel bike dan perbedaannya dari hybrid bike maupun jenis sepeda lainnya. Meskipun baru terkenal beberapa waktu belakangan, setelah aktivitas gowes mulai banyak dilakukan masyarakat, anda bisa cukup mudah menemukan gravel bike. Bahkan tersedia juga sepeda listrik yang dapat semakin menunjang kenyamanan anda.